Tuesday, 2 February 2010

CAMBUK HATIKU

(biar 2 hari tak tidur tetap tersenyum padahal mate ni dah ngantuk poll)


Kisah-Kisah Sufi :: Hadiah Salat Malam

Seorang pencuri masuk ke rumah Ahmad bin Khazruya, seorang sufi besar. Ia sibuk mencari barang berharga untuk dicuri, tetapi ia tak menemukan apa-apa. Ketika pencuri itu hendak pergi dengan kecewa, Ahmad, sang sufi, memanggilnya.

"Anak muda, ambillah ember ini dan timba air dari sumur. Berwudhulah kau dengan air itu dan dirikanlah salat. Kalau ada sesuatu, nanti aku berikan padamu, supaya kau tak pulang dengan tangan hampa," ujar Ahmad.

Orang itu mengikuti perintah Ahmad. Ketika pagi tiba, seorang pria dari kota datang membawa kantong berisi seratus dinar dan memberikannya pada Ahmad. Ahmad lalu memberikannya pada si pencuri.

"Bawalah ini sebagai hadiah untuk salat malammu," ia berkata.

Tubuh pencuri itu bergetar. Ia langsung menangis terisak-isak.

"Aku telah salah mengambil jalan," ucapnya di sela tangisan, "tapi semalam saja aku bekerja untuk Tuhan, Dia telah memberiku ganjaran seperti ini...."

Pencuri itu bertaubat, kembali kepada Tuhan. Ia menolak mengambil wang emas itu, dan menjadi salah seorang murid setia Ahmad bin Khazruya.
------------------------------------------------------------------------------------------------

Kisah-Kisah Sufi :: Tanda Hukuman Tuhan

Di zaman Nabi Syuaib, seorang pria datang ke hadapan Nabi, "Tuhan telah menyaksikan semua dosa yang aku lakukan. Namun karena kemurahanNya, Ia masih juga belum menghukumku."
Tuhan lalu berkata kepada Syuaib, "Katakan pada orang itu: Engkau merasa Tuhan belum menghukummu padahal sebaliknya.

"Tuhan telah menghukum tetapi kau tak menyadarinya. Kau berkelana di tengah rimba tanpa tujuan. Tangan dan kakimu terikat. Kau tak lain hanyalah waja yang penuh dengan karat.

"Semakin hari kau dibutakan oleh hal-hal spiritual. Bila api mengenai waja yang masih bersih, jelaganya terlihat seketika. Tapi dengan waja yang permukaannya amat hitam seperti milikmu, siapa yang mampu melihat betapa tebalnya jelaga itu?

"Ketika kau berhenti mengingat-Nya, lapisan karat itu bergerak menuju jiwamu.

"Bila kau menulis di atas sehelai kertas, tulisan itu akan mudah terbaca. Namun bila kertas itu kau remas berulang kali, apa yang kau tulis akan sulit untuk kau baca.

"Tenggelamkan dirimu dalam larutan pembersih karat. Hapus jelaga itu seluruhnya."

Setelah Syuaib mengutarakan semua ini, saat itu pula mawar bermekaran di hati pria itu. Tapi ia masih bertanya, "Aku masih ingin tahu satu tanda bahwa Dia benar-benar telah menghukumku."
Sekali lagi Tuhan, melalui lidah Syuaib, berkata, "Aku takkan menyingkapkan rahasiamu, tapi Aku akan tunjukkan sehingga kau mengerti.

"Dalam hidupmu, kau telah banyak beramal salih. Kau sering berpuasa dan salat malam. Tapi kau belum menikmati semua itu. Kau memiliki banyak buah, namun tak ada yang rasanya manis. Tanpa cita rasa dan benih kenikmatan, sebiji epal takkan tumbuh menjadi pohon yang penuh dengan buah. Begitu pula dengan ibadahmu, ibadah tanpa kenikmatan tak lebih dari sekadar khayalan...."
---------------------------------------------------------------------------------------------

Kisah-Kisah Sufi :: Asal Api di Neraka

Bahlul, sufi pandir yang bijaksana, suatu hari bertemu dengan khalifah Harun Al-Rasyid. “Habis dari mana kau, Bahlul?” tanya sang penguasa. “Dari neraka,” jawab sufi itu dengan enteng. “Apa yang kau lakukan di sana?” Bahlul menjelaskan, “Saya memerlukan api, Tuan. Jadi saya fikir lebih baik saya pergi ke neraka untuk meminta sedikit percikan api. Tapi Penjaga Neraka berkata: Kami tak punya api di sini. Tentu saja saya tanya: Lho, kok begitu? Bukankah neraka tempat yang penuh dengan api? Penjaga Neraka menjawab: Begini, sebenarnya di sini tak ada api sedikit pun. Setiap orang yang datang ke sini membawa apinya masing-masing.
----------------------------------------------------------------------------------------------

Kisah-Kisah Sufi :: Kehebatan Lelaki Sejati

“Tuanku, engkau boleh berjalan di atas air!” murid-muridnya berkata dengan penuh kekaguman kepada Bayazid Al-Busthami.

“Itu bukan apa-apa. Sepotong kayu juga boleh,” Bayazid menjawab.

“Tapi engkau juga terbang di angkasa.”

“Demikian juga burung-burung itu,” tunjuk Bayazid ke langit.

“Engkau juga mampu bepergian ke Ka’bah dalam semalam.”

“Setiap pengelana yang kuat pun akan mampu pergi dari India ke Demavand dalam waktu satu malam,” jawab Bayazid.

“Kalau begitu, apa kehebatan seorang lelaki sejati?” murid-muridnya ingin tahu.

“Lelaki sejati,” jawab Bayazid, “adalah mereka yang mampu melekatkan hatinya tidak kepada sesuatu pun selain Tuhan.”
--------------------------------------------------------------------------------------

Kisah-Kisah Sufi :: Bergantung PadaNya

Suatu saat, seorang sufi bernama Khafif pergi menunaikan haji dengan hanya membawa sebuah ember dan seutas tali untuk menimba air minumnya. Di tengah perjalanan, ia melihat beberapa ekor kijang sedang berdiri di tepian sumur, sedang meminum air dari sumur itu. Ketika Khafif mendekati sumur, kijang-kijang itu pun berlari menjauh dan permukaan air sumur mendadak turun.

Sekuat apa pun Khafif berusaha, ia tak juga dapat menimba air sumur itu. ia berdoa kepada Tuhan untuk menaikkan kembali permukaan air sumur itu seperti yang telah Tuhan lakukan untuk para kijang.

Lalu Suara Yang Agung menjawab, Kami tak dapat mengabulkan doamu; karena kau lebih bergantung kepada ember dan talimu daripada kepada kami. Ketika itu juga, Khafif membwang ember dan tali yang dibawanya dan permukaan air sumur pun langsung naik kembali. Segera Khafif menghapus rasa dahaganya.

Sepulang dari haji, Khafif menceritakan pengalamannya kepada Junaid Al-Baghdadi. Junaid berkata, Tuhan telah menguji kebergantunganmu kepadaNya. Jika saja kau menunggu sedikit lagi, air sumur itu akan meluap ke luar.

CAMBUK HATI KU

Kisah-Kisah Sufi :: Jibril Menyembah Tuhan

Syahdan, Tuhan bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril, seandainya Aku menciptakan engkau sebagai seorang manusia, bagaimana caranya engkau akan beribadah kepada-Ku?”

“Tuhanku,” jawab Jibril, “Engkau mengetahui segalanya –segala sesuatu yang pernah terjadi, akan terjadi, atau mungkin terjadi. Tak ada sesuatu pun di langit dan di bumi yang tersembunyi dari-Mu. Engkau pun tahu bagaimana aku akan menyembah-Mu.”

Allah bersabda, “Benar. Aku tentu mengetahui hal itu. Tetapi hamba-hamba-Ku tidak mengetahuinya. Jadi, katakanlah sehingga hamba-hamba-Ku dapat mendengar dan mengambil pelajaran darinya.”

Lalu Jibril pun berkata, “Tuhanku, seandainya aku diciptakan sebagai manusia, aku akan menyembah-Mu dalam tiga cara. Pertama, aku akan beri minum mereka yang kehausan. Kedua, aku akan menutupi kesalahan-kesalahan orang lain ketimbang membicarakannya. Ketiga, aku akan menolong mereka yang miskin.” Allah kemudian berfirman, “Karena Aku tahu bahwa engkau akan melakukan hal-hal tersebut, maka Aku telah memilihmu sebagai pembawa wahyu dan menyampaikannya kepada para nabi-Ku. “

Tutupilah aib orang lain, sehingga aibmu pun disembunyikan. Maafkanlah dosa orang lain, agar dosamu juga diampuni. Jangan singkapkan kesalahan orang lain, agar hal yang sama tidak terjadi padamu.
-------------------------------------------------------------------------------------------------

Kisah-Kisah Sufi :: Ketika Ibrahim Menangis

Suatu hari, seorang tokoh sufi besar, Ibrahim bin Adham, mencoba untuk memasuki sebuah tempat pemandian umum. Penjaganya meminta wang untuk membayar karcis masuk. Ibrahim menggeleng dan mengaku bahwa ia tak punya wang untuk membeli karcis masuk.
Penjaga pemandian lalu berkata, “Jika engkau tidak punya wang, engkau tak boleh masuk.”
Ibrahim seketika menjerit dan tersungkur ke atas tanah. Dari mulutnya terdengar ratapan-ratapan kesedihan. Para pejalan yang lewat berhenti dan berusaha menghiburnya. Seseorang bahkan menawarinya wang agar ia dapat masuk ke tempat pemandian.

Ibrahim menjawab, “Aku menangis bukan karena ditolak masuk ke tempat pemandian ini. Ketika si penjaga meminta ongkos untuk membayar karcis masuk, aku langsung teringat pada sesuatu yang membuatku menangis. Jika aku tak diizinkan masuk ke pemandian dunia ini kecuali jika aku membayar tiket masuknya, harapan apa yang boleh kumiliki agar diizinkan memasuki surga? Apa yang akan terjadi padaku jika mereka menuntut: Amal salih apa yang telah kau bawa? Apa yang telah kau kerjakan yang cukup berharga untuk boleh dimasukkan ke surga? Sama ketika aku diusir dari pemandian karena tak mampu membayar, aku tentu tak akan diperbolehkan memasuki surga jika aku tak mempunyai amal salih apa pun. Itulah sebabnya aku menangis dan meratap.”

Dan orang-orang di sekitarnya yang mendengar ucapan itu langsung terjatuh dan menangis bersama Ibrahim.
---------------------------------------------------------------------------------------------

Kisah-Kisah Sufi :: Satu Hati Dua Cinta

Suatu hari, Fudhail bin Iyadh, duduk memangku anaknya yang berusia empat tahun. Sesekali ia mencium pipi anak itu sebagai ungkapan rasa sayang.

“Ayah, apakah kau mencintai aku?” tanya anak itu.

“Ya,” jawab Fudhail.

“Apakah kau mencintai Tuhan?”

“Ya.”

“Berapa hati yang kau miliki, Ayah?”

“Satu.”

“Dapatkah kau mencintai dua hal dengan satu hati?” anak itu bertanya lagi.

Saat itu pula Fudhail terhenyak. Ia sadar yang berbicara bukanlah anak kecilnya melainkan Yang Mahakuasa. Merasa malu, ia mulai memukuli kepalanya dan bertaubat. Sejak saat itu, ia hanya persembahkan hatinya untuk Tuhan.
-----------------------------------------------------------------------------------------------

Kisah-Kisah Sufi :: Sibuk Mengurus Hati

Suatu ketika, seorang Arab datang ingin berguru kepada Abu Said Abul Khair, seorang tokoh sufi yang terkenal karena karamahnya dan gemar mengajar tasawuf di pengajian-pengajian. Rumah guru sufi itu terletak di tengah-tengah padang pasir. Ketika orang itu tiba, Abul Khair sedang memimpin majlis simaan (acara mendengarkan orang membaca doa, -red.) di tengah para pengikutnya. Waktu itu Abul Khair membaca Al-Fatihah. Ia tiba pada ayat: ghairil maghdubi alaihim, wa laz zalim. Orang Arab itu berfikir, '?Bagaimana mungkin aku boleh berguru kepadanya. Baca Al-Quran saja, ia tidak boleh. Orang itu mengurungkan niatnya untuk belajar kepada Abul Khair.

Begitu orang itu keluar, ia dihadang oleh seekor singa padang pasir yang buas. Ia mundur tetapi di belakangnya ada seekor singa lain yang menghalanginya. Lelaki Arab itu menjerit keras karena ketakutan. Mendengar teriakannya, Abul Khair turun keluar meninggalkan majlisnya. Ia menatap kedua ekor singa itu dan menegur mereka, Bukankah sudah kubilang jangan ganggu para tamuku!? Kedua singa itu lalu bersimpuh di hadapan Abul Khair.

Sang sufi lalu mengelus telinga keduanya dan menyuruhnya pergi. Lelaki Arab itu kehairanan, Bagaimana Anda dapat menaklukkan singa-singa yang begitu liar? Abul Khair menjawab, Aku sibuk memperhatikan urusan hatiku. Untuk kesibukanku memperhatikan hati ini, Tuhan menaklukkan seluruh alam semesta kepadaku. Sedangkan kamu sibuk memperhatikan hal-hal lahiriah, karena itu kamu takut kepada seluruh alam semesta.

-----------------------------------------------------------------------------------------


Kisah-Kisah Sufi :: Mengundang Tuhan Makan Malam

Pada suatu hari, beberapa orang dari Bani Israil datang menemui Musa as dan berkata, Wahai Musa, bukankah kau boleh bicara dengan Tuhan? Tolong sampaikan pada-Nya, kami ingin mengundang-Nya makan malam.

Musa marah luar biasa. Ia berkata bahwa Tuhan tidak perlu makan atau minum.

Ketika Musa datang ke Gunung Sinai untuk berbicara dengan Tuhan, Tuhan bersabda,

Mengapa kau tidak menyampaikan kepada-Ku undangan makan malam dari hamba-Ku? Musa menjawab, Tapi Tuhanku, Engkau tidak makan. Engkau pasti tidak akan menerima undangan tolol seperti itu. Tuhan berkata, Simpan pengetahuanmu antara kau dan Aku. Katakan pada mereka, Aku akan datang memenuhi undangan itu.

Turunlah Musa dari Gunung Sinai dan mengumumkan bahwa Tuhan akan datang untuk makan malam bersama Bani Israil. Tentu saja semua orang, termasuk Musa, menyiapkan jamuan yang amat mewah. Ketika mereka sedang sibuk memasak hidangan-hidangan terlezat dan mempersiapkan segalanya, seorang kakek tua muncul tanpa diduga.

Orang itu miskin dan kelaparan. Ia meminta sesuatu untuk dimakan. Para koki yang sibuk memasak menolaknya, Tidak, tidak. Kami sedang menunggu Tuhan. Nanti ketika Tuhan datang, kita makan bersama-sama. Mengapa kamu tidak ikut membantu. Lebih baik kamu ikut mengambilkan air dari sumur!

Mereka tidak memberi apa-apa untuk kakek malang itu. Waktu berlalu tetapi Tuhan ternyata tidak datang. Musa menjadi amat malu dan tidak tahu harus berkata apa kepada para pengikutnya.

Keesokan harinya, Musa pergi ke Gunung Sinai dan berkata, Tuhan, apa yang Kau lakukan kepadaku?

Aku berusaha meyakinkan setiap orang bahwa Kau ada. Kau katakan Kau akan datang ke jamuan kami, tapi Kau ternyata tak muncul. Sekarang tidak ada yang akan mempercayaiku lagi!

Tuhan menjawab, Aku datang. Jika saja kau memberi makan kepada hamba-Ku yang miskin, kau telah memberi makan kepada-Ku. Tuhan bersabda, Aku, Yang tidak akan boleh dimasukkan ke seluruh semesta, boleh dimasukkan ke dalam hati hamba-Ku yang beriman.

Ketika kita berkhidmat kepada hamba Tuhan, kita telah berkhidmat kepada-Nya. Ketika kita mengabdi kepada makhluk, sesungguhnya kita juga mengabdi kepada Sang Khalik.






Saturday, 16 January 2010

INSPIRATION

Rinduku melambung ke langit ke 7
membawa roh ku dengan sejuta rindu untuk mu ayah dan ibu
aku cinta dan aku sayang kalian
semoga kelak Allah akan merahmati kalian dengan segala Kasih SayangNya
semoga kelak Rasul kita akan tersenyum pada kalian
Dan pada saat itulah anugerah terindah untuk kalian dari Allah yang Agung
Dihari dimana hanya amal yang berbicara
My beloved one.... i love you

Thx God
----------------------------------------------------------------------------

Sesungguhnya musibah itu biarpun sulit ku jalani dan kadang aku tidak bisa mengendalikannya tetapi ia merupakan anugerah bagiku kerana bisa jadi dengan musibah aku bisa dekat dengan Tuhan ku, tapi musibah bagi ku bisa jadi ancaman kerana aku takut iman ku goyah dikala aku sedih dan boleh membuatku tidak berfikir panjang telah melakukan dosa sekalipun itu kecil
hanya kepada Allah memohon pertolongan agar selalu sabar dan meminta untuk selalu bertaubat. inilah tahun tahun dimana aku mendapat anugerah cobaan dari Allah

---------------------------------------------------------------

adik ambillah rezeki dr t4 yg Allah sukai bukan dari t4 yg tdk Allah sukai-tdk diredhai, krn nanti rezekimu akan dipertanggung jawabkan diakhirat, drmana dtg dan hasilnya untuk berbuat apa,ambillah rezeki yg halal lagi berkah

Wednesday, 6 January 2010

SAHABAT KU PERGI

SAHABAT KU PERGI TAK KAN BISA KU LIHAT LAGI.....AAAAAAAAHHH AKU NAK NANGIS TUHAN WHOS GONNA WIPE MY TEARS...............AAAAAAAAAAAAHHHHHHHHH

I AM ALONE........

Tuesday, 5 January 2010

MY HEART

Rasa ini belum berubah dikala ada yang berubah
rasa ini tetap sama
rasa ini tetap sama untuk hati "nya"
bagaikan hanya untuk melihat hati "nya" bahagia
bagaikan lagu yang kudengar " hari ini esok dan seterusnya sampai menutup mata"
ku tanya pada hati kenapa rasa ini belum mau beranjak
kenapa tak berubah dikala ada yang berubah
dan tahun pun menertawaiku
dikala rasa yang tidak pernah berubah
lalu hati pun tidak bisa menjawab, hanya diam
dan aku yang empunya hati merasa aneh inikah rasa ini Tuhan....?
hamba hanya bisa diam dengan kedatangannya
hamba tidak bisa melakukan apapun
dan dikeheningan malam hamba sujud mendoakan "nya"
kebahagiaan dan kesuksesan dunia akhirat untuknya Tuhan
jangan biarkan "nya" menderita kerana rasa inipun akan lebih menderita
inilah rasa hamba untuknya
dan jika suatu masa rasa hamba ini berubah demi waktu
maka hamba takut
hamba takut lupa mendoakannya
kerana hamba ingin selalu untuk mendoakan "nya"
Tuhan...
lalu apa yang akan terjadi besok
hamba takut lupa menyebut namanya dalah setiap doa hamba....
(untuk yang pernah memberikan lagu ni )

Embun dipagi buta menebarkan bau asa...
detik demi detik kuhitung inikah saat ku pergi...
ooh tuhan ku cinta dia ...berikanlah aku hidup tak kan kusakiti dia
hukum aku bila terjadi...
aku tak mudah untuk mencintai
aku tak mudah mengaku ku cinta
aku tak mudah mengatakan aku jatuh cinta
senandungku hanya untuk cinta ..tirakatku hanya untuk engkau
tiada dusta sumpah ku cinta sampai ku menutup mata..
sampai ku menutup mata

hari ini dadaku bergetar terguncang melinu dan mengerang
ku yakinku tak salah kerana hatiku takpernah dan tak kan berdusta
cinta...cinta..cinta....aku jatuh cinta
esoknya ku berfikir rasa itu akan menghilang seiring waktu
namun ternyata tak berubah aku makin rindu pada dirimu
cinta..cinta..cinta..aku jatuh cinta
dan seterusnya rasa ini selalu terjadi dan tak pernah berkurang
hatiku hanya untuk dirimu aku bahagia hanya bila kamu bahagia


-------------------------------------------
purnama merindu
------------------------


Rindu... telah melekat dalam hatiku
Walau awan berlalu
Rinduku... tak berubah... arah

Purnama mengambang... cuma berteman
Bintang berkelipan dan juga awan
Siapa tahu...
Rindu yang mencengkam di hatiku

Aku meminta pada yang ada
Aku merindu pada yang kasih
Aku merayu padamu yang sudi... merindu ku

Purnama mengambang berbagai warna
Bila embun pun datang bintang purnama
Tinggallah aku sendirian bertemankan malam sepi

Aku meminta pada yang ada
Aku merindu pada yang kasih
Aku merindu padamu yang sudi memujuk


Friday, 1 January 2010

GUS DUR Smg Allah mengampuninya

Dah 3 hari kepergian beliau meninggalkan dunia yang fana ni...entah lah ape yang membuat aku nak menulis yang ade kaitannye dengan Gus Dur, Gus Dur bagi saye bukanlah sesosok yang membuat saye terpukau ketika melihat nye, pertama kali aku melihat beliau ketika pelantikannye menjadi president RI yang ke 4 di berita TV3...aku berkata inikah sosok seorang muslim yang taat pada Tuhannya seperti kata2 orang yang ku dengar, sosok ulama yang dipuja nahdiyyin dan membuat aku ingin tahu siapa beliau sebenarnya...dan ketika melihatnya menggandeng tangan megawati membuat aku tidak bersimpati..apa istimewanya? waktu itu usiaku 15 tahun dan apa yang ada dalam fikiran ku mengatakan Gus Dur pasti sosok yang demokrat, aku selalu melihat detil setiap gerak tubuh dan wajahnya, terlihat sosok yang sederhana dan enteng, itu kesan pertama aku melihat wajahnya di televisyen.

Dan ketika aku tinggal di indonesia pun tak membuat aku menyukai sosok seorang Gus Dur lantaran pemikirannye yang sejak dulu tidak bisa ku fahami, dan selalu setiap aku mendengar dia berkomentar meninggalkan banyak pertanyaan di fikiran ku ..kenapa dan kenapa? mungkin memmang aku yang harus perlu banyak buku dan pintar seperti beliau baru bisa memahami pemikirannya, namun yang pasti beliau sosok yang pintar. Aku masih ingat ketika aku tinggal di kost bersama teman2 kampus yang lain hal yang membuat aku benci adalah apabila mbak kost ku mamanggil aku "Gus Dur" nya wanita kamu seperti Gus Dur ..sumpah ucapan itu sangat membuat aku benci kerana aku disamakan seperti Gus Dur, yang pertama aku bukan pemikir yang pintar seperti beliau dan yang kedua aku bukan pengagum Gus Dur bahkan mungkin aku tidak menyukai pemikiran beliau. namun aku tidak faham kenapa setiap kali ada sedikit diskusi sama teman2 aku langsung dicap seperti Gus Dur, sejak itu aku lebih memilih diam kalau ada diskusi kerana aku benci jika aku mengeluarkan pendapat disamakan seperti Gus Dur namun aku mengakui Gus Dur memang hebat untuk pemikirannya biarpun tidak bisa difahami.

Pada hari Rabu setelah aku selesai mengaji dan masih duduk ditempat sejadah aku menyalakan TVone satu2nya tv tontonan yang aku harus tengok, dan pas ketika berita Gus Dur sakit dan dikatakan tidak mau makan 2 hari, dan pada detik itu juga hatiku berkata mungkin itu isyarat kalau Gus Dur akan meninggal tidak lama lagi, orang yang akan meninggal jika dia peka maka akan berkurang nafsu makan nya, dan aku masih stay tune di TVONE selang 30 minute maka diberitakan kalau Gus Dur dah meninggal...benar2 terhenyak dari tempat sejadah ku..betul ke? mayb wrong...? namun kulihat di metro pun begitu, seketika itu juga aku merasa iba.. segitu kah..aku tidak tahu kenape merase sedih padahal aku bukan pengagum beliau, dan aku mengimbas pada mase tahun lalu dimane aku benci sebenci bencinya jika di juluki Gus Dur di kost, dan sekarang beliau dah berpulang semoga Allah mengampuni nya dan menerima segala amal ibadahnya dan kini jika teman2 ku mengatakan seperti Gus Dur aku tidak akan membenci panggilan itu..terpulang kepada meraka, dan aku kagum dengan kepintaran Gus Dur walaupun aku tidak menyukai sebagian pemikirannya kerana memang tidak bisa ku fahami dan sulit ku telaah namun itulah Gus Dur Smart

AYAH KU

Ayah aku rindu pada mu
Ayah aku bangga pada mu
Ayah aku mencintai mu
Ayah kau selalu membuat ku tenang
Ayah kau yang selalu membuat ku terharu
Ayah kau yang tidak pernah memarahi ku
Ayah kau yang selalu mengingatkan ku tentang Tuhan
Ayah kau yang mengajariku bersabar
Ayah kau yang mengajariku untuk memberi
Ayah kau yang mengajariku untuk pasrah hanya pada Nya


Ayah tahu tak kau adalah kebanggaan ku atas segala ape yang dah ayah buat, seorang ayah yang selalu terbuka untuk menerima setiap mendapat saye, tidak pernah memarahi ku, selalu bersabar atas segala musibah yang menimpa, aku selalu bahagia dikala kau mengusap kepala ku saat aku tidur untuk membangunkan ku sholat subuh, dan itu kau lakukan ketika aku sudah dewasa.
Ingat tak ayah diwaktu saye sakit ayah lah yang menggendong saye dan ikut menyirami saye ketika saye mandi, padahal pada waktu itu saye dah pun beranjak dewasa (16 thn), saye merase saye tetaplah anak kecil bagi ayah dan mak dan mak lah yang memakaikan baju setelah saye dimandikan ayah, seorang ayah yang sanggup berjage malam tidak tidur disamping saye menjaga tidur lelap saye, ayah adalah seorang ayah yang sangat baik, saye ingat saye begitu terharu ketika saye makan nasi yang ade sayurnye, ayah tahu kalau saye tak suke sayur dengan sabar ayah nak memindahkan dan mengasingkan sayur-sayur tu dari nasi saye, mayb itu hal biase tapi bagi saye itu dah buat saye terharu kerana saye bukan lah budak kecik yang harus diperhatikan dan itu ayah lakukan sejak saye kecik dan dewasa. kalau saye bersedih ayah selalu cakap " nak Allah tak tidur, sabarlah Allah cume nak uji saje nanti akan Allah tolong " itulah kate-kate mujarab bagaikan zam-zam ditengah terik matahari.

saye ingat ketika ayah membawa saye ke singapore dan ketika kite balik johor ayah ajak saye makan mie kari kat restoran di airport, itu adalah suatu hal yang menyenangkan buat saye, bukan kerana saye pergi ke singapore, tapi dapat makan dengan ayah dimane pun tempatnye adelah suatu peristiwa yang menyenangkan hati saye. makan bersama ayah di restoran seafood biarpun dah larut malam ayah nak menemani saye padahl hal itu tidak dilakukan oleh keluarga lain mengantarkan anaknya makan malam di mase larut malam, namun itu ayah selalu lakukan, ayah ingat tak restoran seafood yang selalu kite pergi, ayah mesti minum teh tarik saje kalau minum dengan sabar menunggu dan menemani saye makan.

saye seorang yang penakut hinggalah saye beranjak dewasa, ayah juge dengan sabar setiap kali kalau saye harus bangun malam menemani saye ke toilet padahal itu ayah lakukan ketika saye kecik hingga dewasa, ayah tak pernah mengeluh biarpun ngantuk terlihat diwajahnya, namun itulah ayah ku, mungkin tidak ada anak yang seperti ku ketika di usia 17 tahun masih dihantar ayah ke toilet dan ayah yang selalu harus standby didepan pintu toilet dikala malam, ayah yang selalu mengalah demi kepentingan anaknya, ayah yang selalu siap mengantar dan menemani anak nya pada jam 12 an malam untuk makan biarpun dia sudah tertidur lelap tapi kalau anaknya meminta dengan wajah ngantuk ia tetap menemani anak nya beli makan..aku sudah cukup membuat ayah letih tapi aku senang mendapatkan kasih sayang dari ayah..

Hal yang saye rindu dari ayah adalah saye nak sangat sholat tahajud berdua dengan ayah, berzikir berdua, ayah jadi imam dan saye di belakang dan saye suke mengawali doa dan memimpin doa ayah mengamini doa kita itulah hal yang terindah dalam hidup saye, hening dan nikmat berdoa kepada Tuhan, Untuk mu segala doa,
Terima kasih Tuhan Engkau selalu menyayangiku melalui orang tua ku
Terima kasih Ayah kau selalu membuat hidup ku bahagia dan bersyukur aku meminta Tuhan yang Maha Kasih memberimu Syurga bersama mak disamping Nabi Mu

I love you...I love you...
Ayah adalah kebahagiaan ku
Mak adalah Matahariku
Abang adalah pahlawan ku
I love you all
Terima kasih buat kalian